SUARAJATIM - Performa Aldi Satya Mahendra di ajang World Supersport 2026 kembali mencuri perhatian. Pebalap muda asal Yogyakarta itu sukses mengibarkan Merah Putih setelah finis di posisi ketiga pada race 2 seri ketujuh yang berlangsung di Sirkuit Misano World Circuit Marco Simoncelli, Italia, 12-14 Juni 2026. Hasil tersebut menjadi podium kedua Aldi musim ini sekaligus memperkuat peluangnya menembus papan atas klasemen hingga akhir musim.
"Mengakhiri race di Misano dengan podium memberikan perasaan yang luar biasa menyenangkan. Terimakasih Yamaha, AS BLU CRU Racing Team dan keluarga yang selalu support sehingga saya bisa konsisten balapan untuk berprestasi. Setelah mendapatkan dua podium di Phillip Island dan Misano, saya ingin mengulangnya lagi pada seri-seri berikutnya. Saya berada dalam spirit tinggi untuk bertarung mencapai hasil memuaskan sampai akhir musim nanti," ungkap Aldi Satya Mahendra.
Mengendarai Yamaha R9 bersama AS BLU CRU Racing Team, Aldi menunjukkan perkembangan yang terus meningkat sepanjang musim. Setelah menuntaskan race pertama di Misano di posisi ke-12, ia bangkit pada race kedua dan berhasil merebut podium ketiga. Pencapaian itu menjadi podium pertamanya di lintasan kering sepanjang kariernya di World Supersport.
Sebelumnya, Aldi juga mencatat sejarah pada putaran pembuka musim di Phillip Island, Australia, Februari lalu. Saat itu ia menjadi pebalap Indonesia pertama yang mampu naik podium di ajang World Supersport. Kini, dua podium dari dua karakter sirkuit berbeda menjadi bukti bahwa konsistensinya terus berkembang.
Dalam lima seri terakhir, Aldi juga mampu menjaga tren positif dengan rutin meraih poin dan beberapa kali finis di kelompok lima besar. Ritme tersebut akhirnya membuahkan hasil maksimal di Misano, sekaligus mengangkat posisinya di klasemen sementara.
Berkat tambahan poin dari Italia, Aldi kini mengoleksi 95 poin dan menempati posisi ke-10 klasemen sementara World Supersport 2026. Catatan itu sudah melampaui pencapaiannya musim lalu. Pada akhir musim 2025, Aldi berada di posisi ke-17 dengan total 73 poin setelah hanya mengikuti delapan seri akibat cedera yang memaksanya absen pada empat putaran terakhir.
Musim ini masih menyisakan lima seri lagi, yakni Donington Park, Magny-Cours, Cremona, Estoril, dan Jerez. Kesempatan untuk memperbaiki posisi klasemen pun masih terbuka lebar apabila tren positif tersebut mampu dipertahankan hingga putaran terakhir.
"Perolehan fantastis di Misano sangat mengesankan. Aldi Satya Mahendra kian membuktikan kemampuannya sebagai pembalap berprestasi mendunia. Prestasinya tahun ini adalah pembuktian mampu fighting dengan pembalap-pembalap papan atas World Supersport termasuk rider elit dari ajang Moto2. Skill Aldi Satya Mahendra teruji sudah kompetitif mencapai level tersebut. Dia beradaptasi dengan cepat lalu memaksimalkan performa yang menghasilkan podium membanggakan. Result di Misano berpengaruh signifikan buat peringkat klasemen, kami optimis dia akan meningkatkan posisi saat musim berakhir di Oktober nanti," tutur Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).
Hasil di Misano menjadi modal penting bagi Aldi untuk menghadapi lima putaran tersisa. Kepercayaan diri yang terus meningkat, ditambah adaptasi yang semakin matang bersama Yamaha R9, membuat peluang menambah koleksi podium musim ini masih terbuka. Jika konsistensi itu terus terjaga, bukan tidak mungkin Aldi mengakhiri World Supersport 2026 dengan pencapaian terbaik sepanjang karier balapnya di level dunia.
![]() |
| Aldi Satya Mahendra sukses finis ketiga pada race 2 World Supersport Misano 2026 dan mengoleksi podium kedua musim ini |
Mengendarai Yamaha R9 bersama AS BLU CRU Racing Team, Aldi menunjukkan perkembangan yang terus meningkat sepanjang musim. Setelah menuntaskan race pertama di Misano di posisi ke-12, ia bangkit pada race kedua dan berhasil merebut podium ketiga. Pencapaian itu menjadi podium pertamanya di lintasan kering sepanjang kariernya di World Supersport.
Sebelumnya, Aldi juga mencatat sejarah pada putaran pembuka musim di Phillip Island, Australia, Februari lalu. Saat itu ia menjadi pebalap Indonesia pertama yang mampu naik podium di ajang World Supersport. Kini, dua podium dari dua karakter sirkuit berbeda menjadi bukti bahwa konsistensinya terus berkembang.
Dalam lima seri terakhir, Aldi juga mampu menjaga tren positif dengan rutin meraih poin dan beberapa kali finis di kelompok lima besar. Ritme tersebut akhirnya membuahkan hasil maksimal di Misano, sekaligus mengangkat posisinya di klasemen sementara.
Berkat tambahan poin dari Italia, Aldi kini mengoleksi 95 poin dan menempati posisi ke-10 klasemen sementara World Supersport 2026. Catatan itu sudah melampaui pencapaiannya musim lalu. Pada akhir musim 2025, Aldi berada di posisi ke-17 dengan total 73 poin setelah hanya mengikuti delapan seri akibat cedera yang memaksanya absen pada empat putaran terakhir.
Musim ini masih menyisakan lima seri lagi, yakni Donington Park, Magny-Cours, Cremona, Estoril, dan Jerez. Kesempatan untuk memperbaiki posisi klasemen pun masih terbuka lebar apabila tren positif tersebut mampu dipertahankan hingga putaran terakhir.
"Perolehan fantastis di Misano sangat mengesankan. Aldi Satya Mahendra kian membuktikan kemampuannya sebagai pembalap berprestasi mendunia. Prestasinya tahun ini adalah pembuktian mampu fighting dengan pembalap-pembalap papan atas World Supersport termasuk rider elit dari ajang Moto2. Skill Aldi Satya Mahendra teruji sudah kompetitif mencapai level tersebut. Dia beradaptasi dengan cepat lalu memaksimalkan performa yang menghasilkan podium membanggakan. Result di Misano berpengaruh signifikan buat peringkat klasemen, kami optimis dia akan meningkatkan posisi saat musim berakhir di Oktober nanti," tutur Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).
Hasil di Misano menjadi modal penting bagi Aldi untuk menghadapi lima putaran tersisa. Kepercayaan diri yang terus meningkat, ditambah adaptasi yang semakin matang bersama Yamaha R9, membuat peluang menambah koleksi podium musim ini masih terbuka. Jika konsistensi itu terus terjaga, bukan tidak mungkin Aldi mengakhiri World Supersport 2026 dengan pencapaian terbaik sepanjang karier balapnya di level dunia.




